Archive for June, 2008

28
Jun
08

Instalasi opera mini di laptop / desktop PC

Kenapa memasang opera mini di laptop / desktop PC ? kenapa koq nggak pake opera desktop version, atau firefox, atau browser lainnya ? Soalnya gw butuh untuk browsing pake GPRS / 3G di laptop setelah bisa bikin koneksinya :D. Lho bukannya opera mini itu hanya untuk portable device berlayar kecil kayak HP, PDA, dll ? Ternyata setelah nanya ama dek google, ketemulah trik untuk pasang opera mini di laptop atau desktop dengan resizable resolution… So bikin surfing ama ngetik jadi gampang di laptop 😀

Ambil aplikasi yang dibutuhkan sebagai berikut :
1. microemulator di http://www.microemu.org, versi terakhir pada saat bikin blog adalah versi 2.0.2
2. Opera mini *.jar dan *.jad di http://www.operamini.com, versi yang gw pake adalah opera-mini-4.1.11355-advanced-int untuk device HTC Touch

Lakukan instalasi java runtime environment dulu, gw make yang versi sun 6. Selama proses instalasi, bakal disuruh menyetujui license agreement. Setujui saja 😀

$ apt-cache search java|grep jre
$ sudo apt-get install sun-java6-jre

Ekstrak microemulator yang udah diunduh sebelumnya. Gw taro hasil ekstrak di home direktori. Lalu jalankan pake java.

$ tar -C ~/ -zxvf microemulator-2.0.2.tar.gz
$ cd ~/microemulator-2.0.2
$ java -jar microemulator.jar

Muncul GUI microemulator. Klik menu Options –> Select Device…
Klik tombol ADD, lalu browse folder ~/microemulator-2.0.2/device, pilih microemu-device-resizable.jar dan tekan tombol OK
Pada GUI “select device…”, pilih Resizable device, lalu jadikan sebagai default dengan klik tombol Set As Default. Lalu klik OK.
Selanjutnya resize GUI microemulator dengan klik tombol RESIZE, atau cukup tekan tombol Maximize.
Jalankan opera mini yang sudah kita unduh, dengan klik menu File –> Open JAD File…, lalu browse file opera mini yang sudah kita unduh. Klik OK.
Lalu klik START.
Jalaaan deh opera mininya.
😀

Untuk memudahkan, bikin aja launcher-nya. Jadi…, nanti tinggal klik launcher di panel, lalu klik START.
Klik kanan panel atas, lalu klik add to panel… pilih Custom Application Launcher, klik ADD. Tentukan icon, Name, dan Comment sesuka hati.
Pada field Command ketikkan perintah berikut :

java -cp ~/microemulator-2.0.2/microemulator.jar org.microemu.app.Main ~/opera-mini-4.1.11355-advanced-int.jad

Jangan asal copy paste, perhatikan lokasi microemulator dan opera mini.
Selanjutnya, untuk menjalankan opera mini, cukup dengan klik shortcut –> tekan START.
Jalan deh opera mini-nya…
😀

referensi : http://my.opera.com/larskl/blog/2008/03/29/opera-mini-in-1280-1024

23
Jun
08

Membuat repositori update

Tujuan :
1. Mempercepat fresh install tanpa perlu koneksi ke internet untuk melakukan update paket aplikasi terbaru.
2. Melakukan update disetiap PC yang enggak terkoneksi dengan jaringan maupun internet.

Asumsi :
Sebuah PC sudah di update dengan paket terbaru dari internet. Sebut saja namanya PC-Gue

Copy cache apt di PC-Gue ke media backup. Media ini bisa berupa CD, DVD, Hardisk Eksternal atau flashdisk, tergantung besarnya archive hasil apt-get yang ada di direktori cache apt dan besarnya media backup.

$ mkdir /media/flashdisk/terbaru
$ cp /var/cache/apt/archives/* /media/flashdisk/terbaru

Fresh install PC-Gue. Lalu copy folder terbaru dari media backup ke PC-Gue

$ mkdir ~/terbaru
$ cp /media/flashdisk/terbaru/* ~/terbaru

Pasang aplikasi bantu untuk membuat local repo.

$ sudo apt-get install dpkg-dev

Buat file Packages.gz. dengan menjalankan perintah scanpackages

$ cd ~
$ sudo dpkg-scanpackages terbaru /dev/null | gzip -9c > terbaru/Packages.gz
** Packages in archive but missing from override file: **
terminator tracker tracker-search-tool transmission-common
transmission-gtk ttf-opensymbol tzdata

Wrote 7 entries to output Packages file.

Tahap bikin local repo dah beres… Folder ~/terbaru selain berisi file *.deb, ada file baru dengan nama Packages.gz.
Selanjutnya arahkan sources.list ke local repo, dengan menambahkan baris berikut (Beri tanda pagar di awal setiap baris untuk setiap alamat repo yang nggak digunakan).

$ sudo vi /etc/apt/sources.list
deb file:///home/bleketux terbaru/

Perhatikan baik2, jangan asal copy paste jika menggunakan direktori selain contoh di atas.
Lalu, update repositori dengan :

$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get upgrade

Selesai sudah, silahkan install aplikasi sesuka hati. Selama aplikasi yang akan diinstall sudah pernah diinstall dan di update oleh PC-Gue, maka akan lancar jaya 😀
Untuk update PC laennya, silahkan lakukan mulai dari langkah copy folder terbaru dari media backup di atas.
Enjoy…
😀

17
Jun
08

Koneksi internet dengan GSM Modem sierra aircard 875 dan kartu im3

Peralatan yang gw pake :
* modem pcmcia sierra aircard 875
* kartu pra bayar im3
* laptop

Asumsi :
* im3 sudah terdaftar untuk koneksi 3G, kalo belum, kirim sms ke 777 dengan isi pesan REG 3G
* isi pulsa im3 secukupnya

Untuk ngeliat perubahan pada sistem, buka terminal dan ketik perintah ini

$ sudo tail -f /var/log/messages

Pasang modem pada slot pcmcia laptop, lihat perubahan pada terminal tadi. Seharusnya sih ubuntu hardy heron udah bisa mendeteksi dengan baik. Kira2 perubahannya kayak gini.

Jun 15 10:58:44 laptux kernel: [ 906.696027] sierra 4-1:1.0: Sierra USB modem (3 port) converter detected
Jun 15 10:58:44 laptux kernel: [ 906.697882] usb 4-1: Sierra USB modem (3 port) converter now attached to ttyUSB0
Jun 15 10:58:44 laptux kernel: [ 906.698399] usb 4-1: Sierra USB modem (3 port) converter now attached to ttyUSB1
Jun 15 10:58:44 laptux kernel: [ 906.698824] usb 4-1: Sierra USB modem (3 port) converter now attached to ttyUSB2
Jun 15 10:58:44 laptux kernel: [ 906.699106] usbcore: registered new interface driver sierra
Jun 15 10:58:44 laptux kernel: [ 906.699113] /build/buildd/linux-2.6.24/drivers/usb/serial/sierra.c: USB Driver for Sierra Wireless USB modems: v.1.2.5b

Pencet control+c untuk kembali ke prompt terminal. Lanjutkan dengan konfigurasi modem menggunakan wvdial.

$ sudo wvdialconf

Modem Port Scan<*1>: S0 S1 S2 S3
WvModem<*1>: Cannot get information for serial port.
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 Z — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK
ttyUSB0<*1>: Modem Identifier: ATI — Manufacturer: Sierra Wireless, Inc.
ttyUSB0<*1>: Speed 9600: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Max speed is 9600; that should be safe.
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK

Found a modem on /dev/ttyUSB0.
Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.
ttyUSB0<Info>: Speed 9600; init “ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0”

Modem dah ada di device /dev/ttyUSB0, dengan baud speed 9600
Modifikasi hasil konfigurasi dan sesuaikan dengan setting berikut ini. Perhatiin dan sesuaikan device modem ama hasil deteksi di laptop.
Setting ini dibuat untuk koneksi internet volume based (dihitung berdasarkan pemakaian kilobyte) dan koneksi interet time based (dihitung berdasarkan waktu pemakaian), berturut-turut settingnya dikasih nama im3volume dan im3time. Informasi yang dibutuhin ada 4 (empat) yaitu APN, Username, Password, ama Phone Number. Slanjutnya simpan settingan.

$ sudo vi /etc/wvdial.conf

[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Modem Type = Analog Modem
Modem = /dev/ttyUSB0
New PPPD = yes
ISDN = 0
Baud = 9600
Stupid Mode = 1
Auto DNS = 1
Auto Reconnect = on

[Dialer im3volume]
Init3 = AT+CGDCONT=1,”IP”,”indosatgprs”
Username = indosat
Password = indosat
Phone = *99***1#

[Dialer im3time]
Init3 = AT+CGDCONT=1,”IP”,”indosatgprs”
Password = indosat@durasi
Username = indosat@durasi
Phone = *99***1#

Jalankan koneksi sesuai dengan kebutuhan. Untuk koneksi internet volume based atau time based, berturut-turut jalankan perintah berikut.

$ sudo wvdial im3volume
$ sudo wvdial im3time

–> Modem initialized.
–> Sending: ATDT*99***1#
–> Waiting for carrier.
ATDT*99***1#
CONNECT
–> Carrier detected. Starting PPP immediately.
–> Starting pppd at Sun Jun 15 11:32:30 2008
–> Pid of pppd: 8444
–> Using interface ppp0
–> pppd: ب[06][08](�[06][08]
–> pppd: ب[06][08](�[06][08]
–> pppd: ب[06][08](�[06][08]
–> pppd: ب[06][08](�[06][08]
–> pppd: ب[06][08](�[06][08]
–> pppd: ب[06][08](�[06][08]
–> pppd: ب[06][08](�[06][08]
–> local IP address 10.35.128.200
–> pppd: ب[06][08](�[06][08]
–> remote IP address 10.64.64.64
–> pppd: ب[06][08](�[06][08]
–> primary DNS address 124.195.15.100
–> pppd: ب[06][08](�[06][08]
–> secondary DNS address 124.195.15.98
–> pppd: ب[06][08](�[06][08]

Jangan tutup jendela terminal, buka browser, silahkan browsing sesuka hati…
Oya, biasanya kalo sudah konek tapi nggak bisa browse, masalahnya ada di ethernet yang masih aktif. Matikan dulu eth0 dan lain2… kecuali l0 dan ppp0.

$ sudo ifconfig
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0b:5d:06:d5:95
inet addr:192.168.1.202 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0
UP BROADCAST MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:0 (0.0 B) TX bytes:0 (0.0 B)
Interrupt:11 Base address:0x3000

lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:1984 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:1984 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:110824 (108.2 KB) TX bytes:110824 (108.2 KB)

ppp0 Link encap:Point-to-Point Protocol
inet addr:10.35.128.200 P-t-P:10.64.64.64 Mask:255.255.255.255
UP POINTOPOINT RUNNING NOARP MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:8 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:9 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:3
RX bytes:110 (110.0 B) TX bytes:185 (185.0 B)

Dari list diatas, matikan eth0

$ sudo ifdown eth0

Browsing dah…
Kalo dah selesai, tutup terminal wvdial…
😀




Smiling Calendar

June 2008
M T W T F S S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Smiling Archives

Smiling Stats

  • 6,191 hits

Smiling Categories

Smiling Tags